Beranda Mahasiswa KKN Kisah Senyum Rahmad yang Memotivasi Mahasiswa KKN Unila

Kisah Senyum Rahmad yang Memotivasi Mahasiswa KKN Unila

13
0

ruangmustafa.com – Tiang jemuran bambu melintang begitu saja ‘di teras depan’ sebuah rumah bercat kapur yang serba darurat di pojok Kampung Gaya Baru IV itu.

Lantai rumah dari acian semen yang sudah mulai mengelupas akibat genteng rumah yang pecah dimana-mana membuat air hujan bebas masuk menjajah lantai dan merusak lantai dari semen dengan adukan yang serba seadanya.

Dari dalam rumah, dua orang anak dan seorang perempuan paruh baya keluar menyambut dengan senyumnya yang amat sederhana.

Namanya Rahmad, perawakannya kecil dan masih teramat lugu. Keberadaan siswa kelas II SDN 2 Gajaya Baru IV ini menjadi penyemangat tersendiri untuk mahasiswa KKN Unila Kampung Gaya Baru IV.

Tingkahnya yang lugu, sederhana seolah membuat mahasiswa di kampung ini terus termotivasi untuk terus memberikan edukasi kepada anak-anak maupun warga di Kampung Gaya Baru IV.

Sulung dari dua bersaudara ini berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya tak memiliki pekerjaan yang tetap, sekali waktu membantu warga menjadi tukang bangunan, tapi kerap juga membantu petani yang sedang panen.

Ini karena, ayahnya memiliki keterbatasan mental yang dideritanya sehingga membuat dirinya tak bisa untuk beraktifitas dan memiliki mata pencaharian yang lebih baik.

Sedangkan ibunya hanyalah ibu rumah tangga biasa yang sesekali mencari tambahan dengan menanam kebun di pekarang rumahnya.

Tapi, itu semua tak lantas membuat Rahmad layu. Ditengah keterbatasan yang mendera dan melingkupi keluarganya, Rahmad tetap ceria, layaknya anak yang seusia dengannya.

Pun ketika mahasiswa KKN Unila menggelar bimbel “KKN Goes To School”, Rahmad adalah sosok inspirator dari para mahasiswa.

“Kami merasa memiliki tanggung jawab terhadap kondisi Rahmad baik moril maupun materiil termasuk membantu keadaan keluarga Rahmad yang serba kekurangan,” tutur Nana Maulana mahasiswa KKN Unila Kampung Gaya Baru IV.

“Dari Rahmad, kami juga belajar bagaimana menghargai hidup dan bersyukur atas apa yang kita miliki,” jelasnya lagi.

Penulis : Nana Maulana, Mahasiswa KKN Unila Kampung Gaya Baru IV

Tinggalkan Komentar