Beranda Mahasiswa KKN Mahasiswa KKN Unila Kampung Bumi Nabung Baru Gelar Penyuluhan Budidaya Tanaman Padi...

Mahasiswa KKN Unila Kampung Bumi Nabung Baru Gelar Penyuluhan Budidaya Tanaman Padi Bersama PPL dan POPT

20
0

ruangmustafa.com – Padi merupakan tanaman pangan yang menjadi sumber makanan pokok bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.

Meskipun padi dapat digantikan dengan makanan lainnya, namun padi memiliki nilai tersendiri bagi orang yang terbiasa makan nasi dan tidak dapat dengan mudah digantikan dengan makanan lainnya.

Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan mengenai teknik budidaya tanaman padi yang baik serta pengendalian OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) pada padi.

Masyarakat di Kampung Bumi Nabung Baru sebagian besar mengalami banyak kesulitan terutama pada budidaya padi, hal ini karena padi yang ditanam di daerah ini merupakan padi lahan kering dan merupakan sawah tadah hujan.

Masyarakat kurang memahami teknik dalam budidaya padi dan masih terbiasa menggunakan cara budidaya terdahulu, padahal semakin kesini diperlukan suatu teknik budidaya yang baik yang harus menyesuaikan dengan kondisi lahannya.

Selain masalah budidaya, masalah utama yang sedang dialami petani di Kampung Bumi Nabung Baru ini adalah Penyakit Blas, yang biasa disebut petani “Patah Leher Padi”.

Penyakit blas sangat merugikan bagi petani, karena jika sudah terkena pada malainya maka kemungkinan besar yang terjadi adalah petani gagal panen karena gabah tidak berisi (gabah hampa).

Oleh karena itu, mahasiswa KKN bersama Bumi Nabung Baru yang telah bekerjasama dengan PPL Pertanian dan POPT (Pengamat Organisme Tanaman) menggelar Penyuluhan Budidaya Tanaman Padi.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan pengetahuan petani mengenai teknik budidaya padi akan bertambah dan petani dapat mampu membedakan antara penyakit dan hama yang menyerang padinya, serta pengendalian OPT yang sesuai dengan gejala-gejalanya.

“Kunci utama dalam budidaya berbagai tanaman baik itu pangan maupun sayur adalah kita harus sayang Pak sama tanaman kita, dan kita harus rajin melakukan pengamatan tanaman minimal 1 kali dalam seminggu. Lakukan pengendalian sesuai gejala yang muncul pada tanaman, kita harus bisa membedakan padi kita kena hama atau penyakit,” kata Bambang, salah satu pemateri yang merupakan POPT (Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman).

Penulis : Mahasiswa KKN Unila Kampung Bumi Nabung Baru

Tinggalkan Komentar