Beranda Berita Ciptakan Masyarakat Mandiri, Dinas Pertanian Bina KWT Jamur Tiram

Ciptakan Masyarakat Mandiri, Dinas Pertanian Bina KWT Jamur Tiram

41
0

ruangmustafa.com – Untuk menciptakan masyarakat yang mandiri dan sejahtera, Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Dr. Ir. Hi. Mustafa meminta kepada seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk meciptakan program-program inovasi yang langsung berhubungan dengan masyarakat.

Untuk mewujudkan program tersebut, plt. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Lamteng Zulfikar Irwan melakukan pembinaan terhadap Kelompok Wanita Tani (KWT) yang melakukan budidaya jamur tiram di Kelurahan Bandarjaya Barat, Kecamatan Terbanggibesar dan Kampung Bandaragung, Kecamatan Terusannunyai.

Pembinaan yang dilakukan seperti sosialisasi bagaimana cara pengembangan jamur tiram yang benar. Kemudian bagaimana cara penanaman dan perawatan yang baik serta bagaimana cara memasarkannya.

“Pembinaan ini dilakukan agar para ibu-ibu KWT dapat lebih mengetahui bagaimana cara pengembangan produksi jamur tiram dengan baik yang nantinya dapat menghasilkan jamur tiram yang bernilai ekonomi tinggi. Sehingga tercipta ibu-ibu rumah tangga yang mandiri, yang dapat memanfaatkan potensi-potensi yang ada di kampungnya yang nantinya dapat memberikan penghasilan tambahan bagi keluarganya serta memberikan kesejahteraan masyarakat,”ujarnya.

Mantan Camat punggur ini melanjutkan, sebenarnya pengembangan budidaya jamur tiram ini sudah lama dilakukan. Akan tetapi Dinas memberikan pembinaan agar budidaya yang mereka lakukan dapat lebih baik yang menghasilkan jamur tiram berkualitas baik serta bernilai ekonomi tinggi.

Sebagai bentuk dukungan, Dinas Pertanian telah memberikan bantuan berupa baglog atau media tanam jamur tiram, yang nantinya para ibu-ibu KWT ini lah yang akan merawatnya. Sehingga, ibu-ibu rumah tangga ini memiliki kesibukan yang positif.

Terkait pemasaran, Zulfikar mengatakan bahwa bupati mustafa telah menyediakan saung ronda yang sengaja diciptakan untuk membantu memasarkan produk-produk hasil produksi warga Lampung tengah. “Kami katakan ke KWT bahwa pak bupati sudah siapkan saung ronda untuk membantu memasarkan produknya. Mereka bisa membawa produk mereka ke Saung Ronda tersebut untuk dipasarkan”,jelasnya.

Pembinaan ini dilakukan agar program bupati Lampung tengah yakni one zona one pruduct dapat terlaksana dengan baik. Karena melalui program ini, otomatis masyarakat dapat lebih mandiri, serta memiliki wawasan untuk berinovasi dalam mengembangkan usahanya. Seperti pengembangan jamur tiram ini.

Nantinya program seperti ini agar berkelanjutan. Sehingga Lampung tengah bisa memiliki kampung Budidaya jamur tiram yang mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya.

Tinggalkan Komentar