Beranda Berita Mustafa: Gubernur Harus Mandiri Bersama Rakyat Bukan Boneka Pengusaha!

Mustafa: Gubernur Harus Mandiri Bersama Rakyat Bukan Boneka Pengusaha!

120
0

ruangmustafa.com – Cagub Partai NasDem, DR.Ir. Hi. Mustafa menegaskan akan terus berdiri dan mandiri bersama rakyat, bukan justru bersikap sebaliknya menjadi boneka pengusaha, hal itu disampaikannya saat memberikan orasi politik dihadapan puluhan ribu pendukungnya usai deklarasi dirinya sebagai Cagub Lampung yang diusung Partai NasDem yang ditetapkan langsung oleh Surya Paloh di Islamic Centre Sukadana, Minggu (30/4/2017).

“Gubernur itu representasi dari kepentingan rakyat Lampung dan bukan untuk menjadi boneka pengusaha. Bukan pula untuk menghamba kepada pengusaha. Kalau hanya untuk meminta-minta atau menjadi boneka pengusaha, saya tidak mau jadi gubernur. Kalau hanya mengejar kekuasaan saya kira sudah cukup,” ungkap Mustafa yang disambut gemuruh para pendukungnya.

Bahkan menurutnya, apabila ada lawan politik yang menggunakan cara-cara kotor dengan menjelek-jelekan program lawan politik lain atau berusaha mencari kesalahan lawan politiknya, Mustafa tidak akan melakukan itu.

“Mustafa gentlemen. Saya akan bertarung dengan sehat karena ini untuk kepentingan rakyat,” ucapnya.

Bupati Lamteng yang dikenal sebagai Bupati Ronda ini juga menceritakan bahwa saat ini masih ada keraguan di hati masyarakat, apakah dirinya mampu melawan orang-orang kaya, mampu melawan orang orang hebat yang banyak duitnya?.

Dirinya menegaskan sebagai anak yang memiliki julukan anak singkong, ia tidak akan gentar maju sebagai calon Gubernur Lampung.

“Orang-orang masih banyak bertanya kepada saya. Pak Mustafa apakah berani melawan orang-orang kaya?, orang-orang hebat yang banyak duitnya?, saya katakan kepada mereka, saya ini anak singkong, tapi jangan halang-halangi niat baik saya untuk membangun Provinsi Lampung ini,” tegasnya.

Ketua DPW Partai NasDem Lampung ini berkomitmen membangun Provinsi Lampung agar lebih baik lagi seperti yang telah berhasil ia lakukan di Lampung Tengah.

“Tidak ada kata lain bagi saya, Lampung ini harus dibangun dengan baik. Dan, Mustafa satu satunya (Bupati) yang melakukan ronda malam, karena saya tidak mau Lampung ini dikenal sebagai pengekspor begal, Lampung yang tidak aman,” ucapnya.

Menurutnya untuk membangun Lampung, dirinya rela meninggalkan anak dan istri untuk melakukan ronda malam demi mewujudkan Lampung yang aman, Lampung yang nyaman, sehingga tidak ada lagi kriminalitas yang meresahkan masyarakat.

“Saya rela meninggalkan anak dan istri saya, malam malam saya terus berkeliling kampung untuk ronda, menjaga masyarakat. Supaya tidak ada begal, supaya tidak ada maling,” ujarnya lagi.

Ditegaskan Mustafa, dirinya maju sebagai calon Gubernur Lampung bukan karena haus kekuasaan. Namun akan memperjuangkan masyarakat kecil yang selalu menjadi korban.

“Saya maju jadi gubernur bukan karena haus kekuasaan. Tapi karena ada yang saya perjuangkan, yakni rakyat kecil seperti petani, nelayan, buruh semua saya perjuangkan. Jabatan saya dipersembahkan untuk rakyat,” tuturnya.

Tinggalkan Komentar