Beranda Berita Pelepasaan Wisata Rohani, Mustafa: Keberagaman Mengajarkan Toleransi

Pelepasaan Wisata Rohani, Mustafa: Keberagaman Mengajarkan Toleransi

20
0
Bupati Lampung Tengah Dr. Ir. Hi. Mustafa melepas ratusan jemaat nasrani yang akan berangkat untuk melaksanakan wisata rohani ke Sambelaraya, Rabu (25/10/2017). Pelepasan dilakukan di Gereja Kristen Sumatera Bagian Sumatera (GKBS) Bandarjaya, Lamteng. (Foto: Istimewa)
Ruangmustafa.com – Bupati Lampung Tengah Dr. Ir. Hi. Mustafa melepas ratusan jemaat nasrani yang akan berangkat untuk melaksanakan wisata rohani ke Sambelaraya, Rabu (25/10/2017). Pelepasan dilakukan di Gereja Kristen Sumatera Bagian Sumatera (GKBS) Bandarjaya, Lamteng. 
Di hadapan para jemaat, Mustafa mengajak umat nasrani untuk lebih menguatkan sumber kekuatan saling asah, asih, dan asuh. Dengan keberagaman yang ada di Lampung Tengah, diharapkan hal tersebut menjadi kekuatan yang menyatukan masyarakat.
“Keberagaman mengajarkan kita arti toleransi. Banyaknya suku, budaya dan agama yang ada, Lampung Tengah harus bisa menjadi contoh toleransi di Indonesia. Mari kita bersatu, tetapkan tujuan yang sama yakni membangun daerah yang lebih baik,” katanya. 
Dalam kesempatan tersebut Bupati Mustafa juga memberikan bantuan uang tunai kepada peserta wisata rohani. Mustafa juga menitip doa,  agar Lampung Tengah senantiasa diberi kemudahan dalam segala urusan pemerintahannya. 
Sementara itu,  Pendeta GKSBS Bandarjaya, Trijoko Hadi Nugroho mengatakan seratus lebih para pendeta dan pimpinan gereja Lampung Tengah akan mengikuti perjalanan wisata rohani ke Sambelaraya. 
Lewat perjalanan ini, diharapkan bisa memberi wawasan tentang apa yang tertulis di alkitap kepada para pendeta dan pimpinan gereja. Sebab, selama ini mereka hanya membaca. Dengan melihat langsung maka wawasan dan pengetahuan mereka semakin meningkat. 
Pendeta Trijoko menambahkan, perjalanan ke Salembaraya merupakan kali pertama yang mereka lakukan. Nantinya mereka juga akan berkunjung ke tempat-tempat bersejarah dan museum di Bogor. 
“Selain berkunjung,  kami juga akan memberikan bantuan kepada para pembuat alkitab. Agar mereka bisa membuat alkitab dengan baik dan lebih banyak lagi. Sebab di percetakan alkitab tersebut,  mereka membuat alkitab yang akan di sebarkan ke seluruh Indonesia, “tuturnya.
Ia menjelaskan,  yang berangkat pada angkatan pertama kali ini adalah para pendeta dan pimpinan gereja. Nantinya generasi muda yakni para pemuda dan guru-guru sekolah minggu juga akan di berangkatkan di angkatan kedua. 
Pihaknya berharap,  dengan adanya kegiatan wisata rohani ini, ilmu keagamaan umat kristiani semakin meningkat,  dan memiliki wawasan keagamaan yang luas. Sehingga seluruh umat kristiani di Lamteng menjadi umat yang selalu kompak, rukun dan damai. 
Selalu mengedepankan toleransi dan kerukunan antar umat beragama. “Kami sangat berharap seluruh umat beragama di Lamteng menjadi semakin rukun damai dan sejahtera. Meski berbeda namun kita tetap satu yaitu Lampung Tengah,”pungkasnya. (*)

Tinggalkan Komentar