Beranda Berita Dua Tahun Mustafa Memimpin, Sawah Produktif di Lamteng Bertambah 1,3 Hektar

Dua Tahun Mustafa Memimpin, Sawah Produktif di Lamteng Bertambah 1,3 Hektar

23
0
Dua tahun memimpin kabupaten berjuluk Jejamo Wawai ini, Mustafa telah berhasil mencetak seluas 1.324 hektar sawah.

Ruangmustafa.com – Dalam rangka mewujudkan Lampung Tengah sebagai lumbung pangan, perluasan cetak sawah produktif terus dilakukan Bupati Lampung Tengah, Dr. Ir. Mustafa. Dua tahun memimpin kabupaten berjuluk Jejamo Wawai ini, Mustafa telah berhasil mencetak seluas 1.324 hektar sawah.

Sawah yang dulunya tidak produktif kini telah menghasilkan berton-ton padi. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lampung Tengah Rusmadi mengatakan, total cetak sawah di lamteng luasnya ada 1.324 hektar.

Di tahun 2016 ada sekitar 445 hektar di tahun 2017 itu ada 879 hektar yang berlokasi di Restubuana, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Lamteng. Dari hasil cetak sawah ini, kata Rusmadi, Lampung Tengah telah menghasilkan berton ton padi.

“Di tahun 2016 lalu cetak sawah seluas 445 hekter, perhektarnya menghasilkan 4 sampai 4,5 ton. Sedangkan untuk cetak sawah di 2017 dengan luas 879 hektar baru 31 hektar yang panen, hasilnya 4 sampai 5 ton padi perhektarnya,” terangnya.

Bupati Mustafa menjelaskan cetak lahan sawah, merupakan salah satu program pemerintah dalam rangka percepatan dan perluasan tanam padi, sehingga produktivitas hasil pangan meningkat dan target Lamteng bisa menjadi lumbung pangan dapat tercapai.

Menurutnya, penambahan cetak sawah baru digulirkan dalam rangka swasembada pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian di Lampung Tengah.

“Alhamdulillah lahan sawah di Lamteng terus bertambah. Untuk tahun 2018 ini, Insya Allah kita akan lakukan upaya perluasan lahan di Badarsurabaya. Kita juga inventarisir wilayah-wilayah yang berpotensi untuk penambahan cetak lahan,” ujar bupati.

Ia juga mengingatkan petani untuk memanfaatkan lahan yang dimiliki semaksimal mungkin. “Petani harus terus tingkatkan produktivitas pertanian, jangan sampai ada lahan kosong, harus kita maksimalkan. Dengan ini kesejahteraan petani meningkat, pengangguran berkurang dan daerah lebih maju,” tandasnya.(*)

Tinggalkan Komentar